Asep Agustian SH : Kadis PUPR Karawang Eklusif, Sampai-Sampai Susah Di Temui

BN Karawang – Hebohnya statement pemerhati politik dan pemerintahan, H. Asep Agustian, SH. MH, yang mempersoalkan sikap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karawang, Dedi Ahdiat yang terkesan ekslusif dan sulit di temui oleh awak media mendapat respon yang beragam dari masyarakat.

Namun seperti yang di ketahui, Askun sapaan akrab pengacara senior Karawang ini, kalau sudah menyampaikan statement dan mengkritisi sesuatu hal, tidak terhenti di satu langkah. Benar saja, untuk kedua kalinya, Askun mengatakan, bahwa Kadis PUPR Karawang ini memang benar – benar ekslusif. Padahal kepentingan awak media menemui dia selaku Kepala Organiasi Perangkat Daerah (OPD) semata – mata untuk kepentingan pemberitaan.

“Lah apa lagi dong yang namanya awak media, kalau bukan untuk kepentingan pemberitaan, untuk apa dong? Jangan berprasangka dulu kalau awak media mau ketemu untuk sesuatu hal yang membebankannya. Masa awak media ketemu Kadis PUPR mau minta paket proyek, profesi mereka bukan pemborong, tapi bekerja menampung informasi dan menyampaikan informasi untuk masyarakat.”,

“Sebagaimana sumpah janji dia ada saat di lantik, dia itu bekerja melayani masyarakat, khususnya dalam aspek pembangunan yang meliputi infrastruktur.”,

“Masyarakat juga perlu dan butuh informasi mengenai apa yang akan dan sedang dia kerjakan sebagai Kepala Dinas PUPR Karawang. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak tuh jalan – jalan yang bolong berlubang, sehingga sering menyebabkan kecelakaan dan kerugian bagi masyarakat.”,

“Apa mau menunggu sampai masyarakat melakukan class action dulu? Di sini lah perlunya peran media untuk mempublikasikan program – program kerja Dinas yang di pimpinnya. Jangan alergi dong dengan wartawan.”,

“Kalau dia beralasan harus banyak turun ke lapangan terkait pekerjaaan. Lalu buat apa fungsi Kepala Bidang, Kepala Seksi (Kasi), tim teknis dan staf? Itu kan urusan teknis. Masa Kepala Dinas harus banyak ngurusin persoalan teknis? Kerajinan amat. Boleh lah sekali – kali turun ke lapangan, ini mah masa setiap hari?”,

Redaksi

Post Author: Redaksi