Sikap Tegas Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Karawang Tilang Kendaraan Roda Tiga Ini Sangat Tepat Dan Harus Di Lanjutkan Sampai Pengadilan

BN Karawang – Motor Vanderhall Venice kendaraan yang di gunakan salah satu paslon Bupati dan wakil nya pada saat pendaftaran sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati ke KPU Karawang di tilang polisi.

Pada rekaman video yang tersebar di media sosial anggota Sat Lantas memberhentikan motor mewah dengan roda tiga tersebut usai digunakan bakal Paslon Jumat (4/9/2020).

Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin melalui Kasat Lantas Polres Karawang AKP Peterson Timisela membenarkan adanya tindakan tegas berupa melakukan penilangan terhadap kendaraan mewah yang sempat mencuri perhatian banyak orang tersebut.

“Betul anggota kami melakukan penindakan tilang kepada kendaraan yang digunakan oleh paslon itu,” kata AKP Timisela kepada awak media di Mapolres Karawang, Sabtu (05/09/2020).

Menurut AKP Timisela, motor mewah pabrikan Amerika tersebut telah melanggar UU Lalu Lintas.

“Alasan di tilangnya karena Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomornya itu tidak sesuai ya. Kemudian, kendaraan itu kan jenisnya kendaraan bermotor, nah penggunanya itu tidak menggunakan Helm,” terangnya.

“Utamanya itu TNKB yang tertera di kendaraan itu nama paslon tersebut dan kewajiban yang tanpa ada Helm,” bebernya.

Kendaraan bermotor roda tiga yang diketahui bermerk Vanderhall Venice model Three-Wheeler atau roda tiga dengan bertuliskan nama paslon Bupati 2020-2025 tanpa menggunakan alat keselamatan berlalu lintas seperti Helm.

Selain memberikan tindakan tilang, sambung AKP Timisela, surat-surat kendaraan bermotor itu juga rupanya sedang dilakukan penyelidikan lebih jauh oleh pihaknya.

“Dan sekarang kami sedang mengambil langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut terhadap surat-surat kendaraan bermotor tersebut,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, penindakan tilang terhadap kendaraan bermotor tersebut di kenakan dua pasal terkait UU Lalu Lintas.

“Pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan Pasal 68 menyebutkan bahwa kendaraan bermotor wajib menggunakan TNKB yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna dan cara pemasangan,” tuturnya.

“Dan sedangkan untuk Pasal 106 ayat 8 tentang setiap orang yang mengemudikan sepeda motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia (SNI) akan di pidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,” pungkasnya.

Sementara itu menurut SuroyoKetua GNPKRI ( Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi RI – Red) PD KARAWANG mengatakan kepada Brantasnews bahwa apa yang di lakukan satuan kepolisian Lantas Polres Karawang sangat tepat dengan memberikan tilangk kepada pengguna motor roda tiga dan harus di proses lanjut sampai ke pengadilan.

” Negara Indonesia negara hukum kalau melanggar hukum yang harus di tindak tegas dan tidak di diamkan, tanpa memandang siapapun yang melanggar, ” jelas Suroyo.

Lebih lanjut Suroyo juga mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi dan mendukung apa yang sudah di lakukan aparat hukum Polisi Lalu Lintas Polres Karawang.

Redaksi

Post Author: agung brantas